16.12.10

Tugas Pengambilan Keputusan Dalam Game Teori Permanen

Definisi Game theory

Adalah memusatkan analisis keputusan dalam suasana konflik dimana pengambil keputusan menghadapi berbagai peristiwa yang aktif untuk bersaing dengan pengambil keputusan lainnya, yang rasional, tanggap dan bertujuan memenangkan persaingan / kompetisi.

Game Theory atau Teori Permanent sering disebut juga sebagai Teknik Pengambilan Keputusan Dalam Suasana Konflik.


KLASIFIKASI Game Theory

1. Berdasarkan Jumlah Pemain:
A. Two-persons Games
B. N-persons Games
2. Berdasarkan Jumlah Pay Off:
A. Zero And Constan Sum Games
B. Non Zero And Non Constan Sum Games
3. Berdasarkan Strategi Yang Dipilh
A. Cooperative Games
B. Non Cooperative Games

Asumsi Dalam Game Theory:
Setiap Pemain Mengetahui Dengan Tepat Pay Off Setiap Kemungkinan Kombinasi Strategi Yang Tersedia

KRITERIA Game Theory

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia


KRITERIA Game Theory

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia


KRITERIA Game Theory

Kriteria LAPLACE / Bobot Yang Sama
Semua peristiwa mempunyai kemungkinan yang sama untuk terjadi

Kriteria Maximax
Mengidentifikasi payoff maksimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff maksimum yang terbesar.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

Kriteria Maximin
Mengidentifikasi payoff maksimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff maksimum yang terkecil.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

KRITERIA Game Theory

Kriteria Minimax
Mengidentifikasi payoff minimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff minimum yang terbesar.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

Kriteria Minimax
Mengidentifikasi payoff minimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff minimum yang terkecil.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

MIXED STRATEGY / STRATEGI CAMPURAN

Menentukan probabilitas (kemungkinan) strategi yang ada yang digunakan dalam pertarunngan (kalau tidak ada “pure strategy/tidak ada saddle point”)

Karena nilai maximin = minimax, maka disebut matriks games mempunyai saddle point atau value of games senilai saddle point tersebut.
Bila setiap pemain tidak berkeinginan merubah satu strategi yang telah dipilih, maka games itu merupakan “pure strategy”

Caranya:
a. Pendekatan EV / EG (expected Gain)
b. Pendekatan EOL
c. Menentukan nilai permainan







Definisi Game Theory

Adalah memusatkan analisis keputusan dalam suasana konflik dimana pengambil keputusan menghadapi berbagai peristiwa yang aktif untuk bersaing dengan pengambil keputusan lainnya, yang rasional, tanggap dan bertujuan memenangkan persaingan / kompetisi.

Game Theory atau Teori Permanent sering disebut juga sebagai Teknik Pengambilan Keputusan Dalam Suasana Konflik.

KLASIFIKASI Game Theory

1. Berdasarkan Jumlah Pemain:
A. Two-persons Games
B. N-persons Games
2. Berdasarkan Jumlah Pay Off:
A. Zero And Constan Sum Games
B. Non Zero And Non Constan Sum Games
3. Berdasarkan Strategi Yang Dipilh
A. Cooperative Games
B. Non Cooperative Games

Asumsi Dalam Game Theory:
Setiap Pemain Mengetahui Dengan Tepat Pay Off Setiap Kemungkinan Kombinasi Strategi Yang Tersedia

KRITERIA Game Theory

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia


KRITERIA Game Theory

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia


KRITERIA Game Theory

Kriteria LAPLACE / Bobot Yang Sama
Semua peristiwa mempunyai kemungkinan yang sama untuk terjadi

Kriteria Maximax
Mengidentifikasi payoff maksimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff maksimum yang terbesar.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

Kriteria Maximin
Mengidentifikasi payoff maksimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff maksimum yang terkecil.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

KRITERIA Game Theory

Kriteria Minimax
Mengidentifikasi payoff minimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff minimum yang terbesar.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

Kriteria Minimax
Mengidentifikasi payoff minimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff minimum yang terkecil.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

MIXED STRATEGY / STRATEGI CAMPURAN

Menentukan probabilitas (kemungkinan) strategi yang ada yang digunakan dalam pertarunngan (kalau tidak ada “pure strategy/tidak ada saddle point”)

Karena nilai maximin = minimax, maka disebut matriks games mempunyai saddle point atau value of games senilai saddle point tersebut.
Bila setiap pemain tidak berkeinginan merubah satu strategi yang telah dipilih, maka games itu merupakan “pure strategy”

Caranya:
a. Pendekatan EV / EG (expected Gain)
b. Pendekatan EOL
c. Menentukan nilai permainan







Definisi Game Theory

Adalah memusatkan analisis keputusan dalam suasana konflik dimana pengambil keputusan menghadapi berbagai peristiwa yang aktif untuk bersaing dengan pengambil keputusan lainnya, yang rasional, tanggap dan bertujuan memenangkan persaingan / kompetisi.

Game Theory atau Teori Permanent sering disebut juga sebagai Teknik Pengambilan Keputusan Dalam Suasana Konflik.

KLASIFIKASI Game Theory

1. Berdasarkan Jumlah Pemain:
A. Two-persons Games
B. N-persons Games
2. Berdasarkan Jumlah Pay Off:
A. Zero And Constan Sum Games
B. Non Zero And Non Constan Sum Games
3. Berdasarkan Strategi Yang Dipilh
A. Cooperative Games
B. Non Cooperative Games

Asumsi Dalam Game Theory:
Setiap Pemain Mengetahui Dengan Tepat Pay Off Setiap Kemungkinan Kombinasi Strategi Yang Tersedia

KRITERIA Game Theory

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia


KRITERIA Game Theory

Kriteria MINIMAX / REGRET (LJ Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih nilai minimum dari regret maksimum dimana:
Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu


Kriteria HURWICZ / Mixed Maximax & Maximin (Leoni Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan, dimana koefisiennya (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Asumsi : jika nilai koefisien a = 1 berarti optimis total (maximax)
      jika nilai koefisien a = 0 berarti pesimis  (maximin)
Kelemahan : - sulit menentukan nilai a yang tepat
             - mengabaikan beberapa informasi yang tersedia


KRITERIA Game Theory

Kriteria LAPLACE / Bobot Yang Sama
Semua peristiwa mempunyai kemungkinan yang sama untuk terjadi

Kriteria Maximax
Mengidentifikasi payoff maksimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff maksimum yang terbesar.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

Kriteria Maximin
Mengidentifikasi payoff maksimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff maksimum yang terkecil.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

KRITERIA Game Theory

Kriteria Minimax
Mengidentifikasi payoff minimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff minimum yang terbesar.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

Kriteria Minimax
Mengidentifikasi payoff minimum untuk masing- masing alternatif.
Memilih alternatif dengan payoff minimum yang terkecil.
Kelemahan: membandingkan matrik payoff.

MIXED STRATEGY / STRATEGI CAMPURAN

Menentukan probabilitas (kemungkinan) strategi yang ada yang digunakan dalam pertarunngan (kalau tidak ada “pure strategy/tidak ada saddle point”)

Karena nilai maximin = minimax, maka disebut matriks games mempunyai saddle point atau value of games senilai saddle point tersebut.
Bila setiap pemain tidak berkeinginan merubah satu strategi yang telah dipilih, maka games itu merupakan “pure strategy”

Caranya:
a. Pendekatan EV / EG (expected Gain)
b. Pendekatan EOL
c. Menentukan nilai permainan

sumber dari : http://www.gunadarma.ac.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar